workplace

Artikel terkait freelancing, kerja remote, produktifitas dan prinsip kerja saya

Mengevaluasi jam kerja menggunakan time tracking apps

Kalau kamu adalah seorang freelancer, terutama hourly based freelancer, pasti sudah familiar dengan time tracking apps. Intinya time tracking apps adalah aplikasi yang digunakan untuk mencatat dan mengukur berapa banyak waktu yang kamu habiskan untuk melakukan suatu kegiatan. Nah, biasanya hourly based freelancer akan menggunakan time tracking apps untuk mencatat berapa banyak hours yang mereka

Benefit dari kerja remote

Tulisan ini berdasarkan pada salah satu pertanyaan di grup Facebook Kami Kerja Remote. Sebagai catatan, konteks dari pertanyaan dan jawaban dibawah adalah dari sisi karyawan / pekerja. Saya belum membahas dari sisi perusahaan. Btw, untuk yang belum familiar dengan kerja remote, bisa baca artikel sebelumnya disini. Sebelumnya, saya memulai kerja remote pada salah satu tempat

Flexible Working Hours

Kalau ditanya, apa yang paling menarik dari bekerja as freelancer (dalam hal ini programmer freelance), maka saya akan menjawab kebebasan memilih jam kerja AKA Flexible Working Hours. Beberapa orang mungkin bakal menjawab kebebasan untuk bekerja secara remote, dimana bisa bekerja secara bebas dimana saja. Tapi saya beruntung karena sempat merasakan bekerja pada digital agensi dan

Tips untuk freelancers

Seperti yang sudah diketahui, saya bekerja secara freelance dengan berbagai macam clients, baik secara individu, agensi, ataupun institusi secara serius sejak maret 2016 lalu. Sebenarnya jauh sebelum-sebelumnya sejak awal mengenal dunia web development di tahun 2010-an saya sudah memulai freelancing, tapi hanya sekedar sambilan, mengisi waktu, side project intinya gak pernah sampai serius. Ternyata memang sangat berbeda rasanya ketika freelancing sebagai

6 bulan full-time freelancing, ini yang saya rasakan

Melanjutkan post saya sebelumnya, tanggal 1 maret 2016 kemarin saya mulai full time freelancing. Sebenarnya statusnya sih masih belum full, karena masih sebagai karyawan tapi memang sudah masa-masa resign, sampai 10 hari kemudian beneran resign. Sebelum-sebelumnya saya juga sudah mulai freelancing, tapi lebih sekedar side-job, dan setelah kemarin resign, saya memutuskan gak nyari kerjaan resmi dulu,