Laporan Keuangan Interim PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) untuk Kuartal 2 tahun 2025 telah dirilis, menampilkan performa finansial yang sungguh mantap.
Perusahaan menunjukkan “Business as usual” dengan performa yang oke di Q2 2025. Pendapatan melonjak 15,35%, dan berkat efisiensi biaya yang apik, laba bersih melesat 41,09%, mendorong EPS dari Rp44,37 menjadi Rp62,61.
Arus kas operasional juga solid, dengan kas neto naik 7,92%. Perlu diketahui, meskipun liabilitas jangka pendek di laporan Q2 terlihat naik karena utang dividen, ini sudah dibayarkan di Juli, jadi bukan masalah likuiditas yang berkelanjutan.
Menariknya, performa kuat IPCC ini terjadi di tengah data GAIKINDO yang menunjukkan penjualan mobil domestik turun sekitar 9,7% hingga Juni 2025. Sebagai perusahaan logistik kendaraan, IPCC memang seharusnya terdampak, tapi sejauh ini operasional dan laba tetap positif. Ini bisa jadi tanda ketahanan luar biasa perusahaan, atau mungkin… badai sesungguhnya belum tiba?
Disclaimer: semua informasi terkait emiten di blog ini sifatnya hanya catatan personal, bukan ajakan untuk membeli atau menjual, informasi terkait saham yang saya miliki bisa dilihat di saham.yogasukma.com