Karena suatu alasan saya akhirnya bikin siniar, dan per hari ini episodenya udah sampe mencapai 30 episode wkwkwk. ya jadi bisa dibilang saya aktif ngisi konten audio selama 1 bulan belakangan ini.

Memutuskan aktif bikin podcast

Ha, baru membaca salah satu postingan dari Mas Okky yang sekarang ternyata aktif bikin podcast. Podcast nya bisa diakses di Spotify.

Jadi inget postingan Pak Budi Rahardjo yang bilang menulis blog memang sedikit lebih susah dibanding bikin podcast, walaupun mungkin akan lebih mudah buat Pak Budi kalau podcast nya audio saja daripada YouTube karena mesti pakai edit video loh pak šŸ™‚

Terkait podcast, saya tu melihat ada banyak podcast menarik untuk diikuti, tapi gak tau kenapa saya gak bisa menemukan momen yang pas untuk dengerin podcast, karena rasanya perlu duduk diem buat bisa dengerin dengan jelas, kalau disambil-sambil itu susah dengerinnya. Mungkin memang saya bukan tipe audio ya.

Ketemu video ini dan ya saya jadi ingat dan baru kepikiran bahwa untuk fotografer hobi doang seperti saya, casual photographer lah, kita gak perlu banget untuk punya kamera terbaru dan spek tertinggi, dan berdasarkan kalkulasi nya, kamera APSC Fujifilm xa2 16 megapixel saya sudah lebih dari cukup untuk kebanyakan kasus.

Berdasarkan video diatas, plus video YouTube lain dari Micro Four Nerds, lalu beberapa obrolan ChatGPT, bahkan untuk layar monitor 4K cuma perlu 8 megapixel, jadi APSC 16MP sudah 2 kali lipat, sudah lebih dari cukup, apalagi kalau cuma mau buat keperluan share di website, media sosial, atau whatsapp doang.

Atau ini mungkin sekedar coping mechanism saya karena masih pakai kamera lama šŸ˜€

Walaupun begitu, kamera dengan resolusi besar membantu memudahkan untuk keperluan croping jadi bisa lebih fleksibel kalau mau share foto.

Ekonom Bright Institute, Awalil Rizky, mengatakan masyarakat Indonesia terlampauĀ miskinĀ untuk bisa menganggur. Hasilnya, kata Awalil, banyak masyarakat terpaksa bekerja, tanpa sempat mempertimbangkan bentuk pekerjaannya atau besaran upahnya karena kemiskinan yang terlalu tinggi.

Rakyat Indonesia Terlalu Miskin untuk Menganggur, Kalau Tidak Bekerja Bisa Mati

Judulnya unik sih, tapi bener juga dalam arti ya banyak orang bekerja karena ya untuk hidup, jarang banget yang punya “privilege” untuk memilih jenis pekerjaan sesuai keinginan. Boro-boro sesuai keinginan, dapat bayaran yang cukup untuk kebutuhan aja syukur.

Saya cuma gak sadar kalau ini tanda tidak baik, karena mindset saya dari dulu ya masuk aja dulu, industri atau jenis apa saja, sesuai bidang dan keinginan atau tidak, masuk aja dulu.

Nanti kalau sudah masuk, sudah kenal banyak orang, jalan berikutnya akan lebih mudah.

ā€œI get why people have concerns, but at the end of the day we’re a business and Threads needs to make enough money to pay for the people and servers that it takes to run the service and provide it to people for free,ā€ Mosseri said at the time.

Ā Meta is ā€œdefinitelyā€ planning to bring ads to Threads

Yep, bisa ditebak dan memang seperti itu, biar bagaimanapun mereka adalah perusahaan profit, tentu saja mesti mencari profit, dan karena pengguna dapat menggunakan Thread secara gratis maka perlu cari cara lain untuk mencari profit, dan iklan adalah sumber pemasukan yang besar banget.

Jadi sudah pasti akan kearah sana, akan mulai ada iklan. Tinggal perlu dilihat bentuk iklannya, kalau seperti Instagram, sodara dekatnya Thread, iklan cukup ngeselin, beneran tiap 3-4 scroll keluar iklan.

Lalu untuk bisa memberikan iklan yang relevan, maka tentu saja mereka harus mempelajari penggunanya, hobi dan interest nya, disitu lah mereka akan mau gak mau mengambil data privat pengguna karena ya mau bagaimana lagi bisa bikin iklan tertarget.

WordPress rilis versi terbaru, versi 6.7 dengan nama “Rollins”, halaman rilis nya sudah ada disini dan juga di video ini.

Untuk WordPress admin, bisa tinggal cek update, kalau belum muncul, maka tinggal tekan refresh atau cek ulang.

Jujurnya, agak gak kerasa updatenya, belum terasa fitur yang berguna, masih sama seperti biasanya. Tapi memang makin kesini makin gak perlu skill untuk koding WordPress theme, semua tinggal klik-klik, kecuali ya mau yang ekstra kustomisasi, tapi paling juga cuma HTML dan CSS sudah cukup banget.

Paling gak sabar nyobain theme baru nya, Twenty Twenty-Five, walaupun saya sudah suka dengan theme yang dipakai sekarang yang sudah mengalami modifikasi sana-sini.

A loud clatter of gunk music flooded through the Heart of Gold cabin as Zaphod searched the sub-etha radio wave bands for news of himself. The machine was rather difficult to operate. For years radios had been operated by means of pressing buttons and turning dials; then as the technology became more sophisticated the controls were made touch-sensitive—you merely had to brush the panels with your fingers; now all you had to do was wave your hand in the general direction of the components and hope. It saved a lot of muscular expenditure, of course, but meant that you had to sit infuriatingly still if you wanted to keep listening to the same program.

The Hitchhiker’s Guide to the Galaxy

Tiba-tiba saja ketemu kutipan dari buku The Hitchhiker’s Guide to the Galaxy dari penulis Douglas Adams. Kutipan tersebut menceritakan tentang Radio yang sudah bertahun-tahun dioperasikan menggunakan tombol, lalu diganti dengan kontrol berupa sentuhan, dan akhirnya cuma diganti dengan gestur.

Sangat mirip dengan keadaan hari ini, padahal ini buku terbitan tahun 1979 šŸ™‚

I’m not sure about you, but for me, the web feels untrustworthy these days. So much of the content is either AI generated or created just to sell something, it’s really hard to find authenticity online. How do you know what sites to trust? Where do you find quality content?

Finding the Authentic Web

Dibilang susah sebenarnya gak juga sih, biasanya buka HackerNews terus kalau ada blog atau website yang bagus ya sudah ditambahkan ke RSS, karena kalau gak bagus atau gak otentik maka gak mungkin ada di halaman utama HackerNews.

Tapi kalau nyari blog atau website bahasa Indonesia, beuh susah. Tapi bukan karena websitenya gak otentik, tapi mencari yang nulis minimal sebulan sekali aja susah šŸ˜€

Rasanya cuma ada beberapa website yang bahasa Indonesia di daftar RSS saya, salah satunya Pak Budi Rarhadjo tapi sudah lama gak update beliau. Lalu ada Pak Teguh Hidayat tulisannya mendalam terkait investasi saham. Selebihnya belum nemu yang relatif aktif, bahkan yang cuma tulisan personal tanpa tema pun jarang ada.

Interview menarik dengan Mark Zuck, si paling sosial media deh. Terutama bagian penggunaan AI di sosial media (Zmenit 25).

Ada beberapa hal yang saya konsen banget.

  1. Feeds akan diisi dengan konten AI, misalkan kamu fotografer, maka feed mu akan diisi dengan konten AI fotografi yang sesuai dengan minat mu.
  2. AI akan membantu konten kreator membuat konten lebih menarik
  3. AI akan memiliki profile sendiri, yang bisa “update status” sendiri, bisa difollow, dan dapat berinteraksi dengan postingan user (komen dan sejenisnya).
  4. Orang-orang tidak memiliki teman nyata dalam jumlah yang banyak, walaupun sebenarnya mereka ingin, jadi keberadaan AI sebagai teman tidak akan mengurangi pertemenan mereka, tapi menambah dan meperluas pertemanan mereka. (34:35)
  5. Apapun konten, tulisan, komentar, dan hal digital lain ketika sudah ada di internet maka jadi bahan publik, mungkin perlu suatu aturan tapi untuk saat ini Zuck merasa bukan sesuatu yang penting. Mungkin untuk jadi bahan ajar AI mereka?

Okay mungkin saya salah mengartikan, tapi ya gitu, sangat distopia.

Masih ingat gak sih waktu sosial media isinya teman? lalu diisi teman yang berjualan, lalu diisi konten dari akun bukan teman, lalu muncul “influencer” yang isinya clickbait dan sering ngadu domba, lalu sekarang mau diisi konten AI.

Direktorat Jenderal Pajak mengungkap alasan pemerintah tidak bisa memberikan tax holiday hingga 50 tahun seperti yang diberikan Vietnam kepada Apple. Raksasa teknologi asal AS ini memilih membangun pabrik di Vietnam alih-alih Indonesia. 

Apple memilih membangun pabrik di Vietnam alih-alih Indonesia yakni karena insentif bebas pajak alias tax holiday yang diberikan Vietnam hingga 50 tahun.  Investasi Apple di Vietnam mencapai 400 triliun dong atau sekitar Rp 256,5 triliun.

Adapun di Indonesia, Apple hanya berencana membangun pusat riset, Apple Academy dengan nilai investasi Rp 1,6 triliun. Realisasi pembangunan pusat riset ini sebenarnya dapat memberikan kelonggaran kepada Apple untuk menjual iPhone 16 

Ditjen Pajak Ungkap Alasan Apple Tak Bisa Dapat Tax Holiday 50 Tahun di RI

Ini lucu dan parah sih, Apple gini amat.

Jadi untuk bisa berjualan produk Apple disini, Apple harus meningkatkan TKDN dalam negeri, untuk itu mereka berencana membangun Apple Academy dengan nilai investasi Rp 1,6 triliun supaya bisa jualan produk Apple.

Tapi mereka minta syarat, bebas pajak untuk 50 tahun?

Kalau gini malah keterlalu kalau pemerintah nurut.

Sebagai perbandingan, di Vietnam mereka investasi 250 Triliun. Jadi 1,6 trilun itu beneran kacang dan sudah gitu berani minta benefit 50 tahun.

RSS is also super-convenient. It makes following many sites and staying up-to-date seamless. It’s trivial to use and ensures I don’t miss a single blog post or editorial piece from my favorite blogs and sites.

RSS Lets Me Actually Read The Web

Ya, saya setuju, RSS, sebuah teknologi ‘jadul’ yang masih dan berasa makin kesini makin bermanfaat, lebih mudah untuk mengikuti banyak website dan ya seperti dibilang di artikel tersebut tampilan RSS super bersih dan fokus konten dibanding halaman website yang penuh iklan.

Mungkin nanti akan nulis lebih jauh bagaimana saya menggunakan RSS.