Saya selalu tertarik menggunakan Tiling Window Manager. Ini adalah jenis tampilan desktop di mana jendela aplikasi tersusun rapi secara otomatis, bersebelahan, dan tidak tumpang tindih. Ini berbeda dengan Floating Window Manager yang biasa kita lihat di Windows, Mac, atau Linux pada umumnya, di mana jendela aplikasi bisa kita geser dan tumpuk sesuka hati.
Ini contoh tampilan Tiling Window dari website Hyprland

Saya pertama mendengar tentang Hyprland ini dari demo Omarchy, sebuah Linux distribusi (atau mungkin sebutannya starter kit?) dari DHH yang mana keren dan asik banget kelihatannya.
Ini demo Omarchy yang saya maksud:
Saya dulu sempat mencoba I3WM yang mana ya salah satu pemain lama Tiling Window, tapi ribet setting dan belum terbiasa dan by default tampilannya sedikit kurang menarik, berbeda dengna Hyprland yang bawaan aja sudah lebih menarik, ada gaps, ada gradient border, bahkan websitenya saja menarik, jarang-jarang ada project open source yang website nya bagus.

Walaupun Omarchy adalah yang membuat saya tertarik, tapi saya tidak tertarik untuk menginstall Omarchy karena ya saya prefer settingan saya sendiri, karena bukankah itu alasan menggunakan Linux? biar bisa setting sesuai preferensi sendiri? 🙂
Arch
Saya mencoba install sendiri Hyprland, dan ternyata OS yang direkomendasikan adalah Arch, deng, saya dulu sekali pernah coba install dan ribet dan males, tapi ya sudahlah kita coba mengisi weekend dengan mencoba install Arch, dan ternyata gak seribet itu. Ya mungkin untuk yang gak terbiasa instalasi Linux bakal bikin bingung, tapi bener deh archinstal, aplikasi command line untuk installasi Arch Linux itu membantu banget.
Satu hal yang saya suka dari Arch adalah dia raw banget, dalam arti tidak banyak package atau aplikasi bawaan ketika baru install, beneran minimal, cuma dikasi CLI, tapi dengan 1 command untuk install Hyprland, dan setelah terinstall Hyprland, semuanya berjalan lebih baik, setidaknya sudah ada GUI walaupun cuma ada Kitty, sebuah terminal emulator, tapi sudah cukup bisa digunakan, tiling window juga sudah jalan, dan ya cantik.
Hyprland
Untuk config saya menggunakan default config, masih noob untuk modifikasi, tapi saya lebih suka dengan bagian keybindings, dimanan saya bisa setting shortcut untuk… banyak hal!
Contoh saya tekan super+shift+a untuk buka ChatGPT, lalu super_shift+y untuk buka YouTube, banyak lagi, jadi saya malah asik sendiri mapping keyboard shortcut untuk buka beragam aplikasi dan website yang saya sering gunakan. Menariknya lagi setiap website bisa saya buka dengan window nya sendiri jadi terasa seperti membuka aplikasi, tidak seperti membuka web browser. Lalu, semua window/aplikasi yang terbuka tampil dengan susunan yang rapi, jadi desktop saya gak chaos karena aplikasi tertumpuk-tumpuk.
Tapi memang Tiling Window tidak untuk semua orang, karena ya untuk awalannya sedikit ribet karena mesti config sana-sini, tapi ya disitu Journey nya 😉
Satu tanggapan untuk “Hyprland”