Semenjak menggunakan AI ada perubahan yang saya rasakan yaitu jadi sering buka sosial media, jadi sambil nunggu proses AI berpikir selesai saya “mengisi waktu” dengan membuka sosial media, tadinya juga karena saya sedang menjual dan ingin membeli lensa dan kamera jadi hidupin akun Facebook segala.
Ternyata jadi keterusan dan malah ganggu, tadinya cuma ganggu fokus jadi keterusan doomscrolling, karena beneran eh ternyata sosial media Twitter, Facebook bahkan Reddit itu beneran bikin candu untuk terus menerus stay disitu sampai lupa waktu.
Masalah lain adalah ada di pikiran, keganggu dengan komentar atau opini orang-orang di sosial media yang sedikit banyak jadi ikut kepikiran juga, dan kadang ikut kesel, padahal sudah tau sebagaian memang murni opini, sebagian lagi mungkin rage bait. Tapi serius deh, orang-orang kok punya banyak waktu untuk misuh dan dan marah-marah di Internet.
Tadinya juga akses sosmed biar tau keadaan diluar sana, tapi kebanyakan isinya ya cuma marah, repost marah, hoax, AI edit, berita telat, tidak berimbang, rage bait, iklan link shopee, jadi tidak membantu juga memberikan informasi update.
Jadi sudah lah sudah, cukup, saya matiin lagi sosial media nya, seperti yang sudah lama saya lakuin juga sebenarnya, tapi belakangan ‘kambuh’ lagi.
Menggunakan /etc/hosts, saya matiin akses untuk sosial media yang sering bikin distraksi:
127.0.0.1 facebook.com
127.0.0.1 web.facebook.com
127.0.0.1 twitter.com
127.0.0.1 x.com
127.0.0.1 reddit.com
127.0.0.1 old.reddit.comSatu-satunya yang saya merasa kehilangan adalah komunitas /r/reddevils dimana bisa ngobrolin Manchester United dengan ya lebih.. objektif, bahkan ketika kalah dan jadi toxic, masih lebih baik dibanding baca pembahasan netizen.
Satu tanggapan untuk “Fokus”