Raycast

Berdasarkan “Raycast Wrapped” ini, saya sudah menginstall dan menggunakan Raycast sejak 133 hari yang lalu, dimana semenjak terpasang Raycast jadi aplikasi paling sering saya pakai dan beneran membantu banget!

Serius deh, Raycast ini seperti harusnya jadi aplikasi default MacBook user, sangat membantu banget. Raycast ini seperti launcher, kalau di MacOS ada namanya Spotlight, tapi Spotlight itu ya terbatas gitu aja, Raycast lebih banyak customization nya dan juga banyak ekstensi yang bisa dipasang jadi bisa lebih bervariasi.

Window Management

Berdasarkan data pada infografis diatas, fitur yang paling sering saya pakai itu Window Management, 4001 kali, jauh melebihi semua penggunaan lain. Beneran, fitur Window Management nya itu membuat saya merasa seperti merasa di dunia Linux dengan Tiling Manager nya.

Window management itu sebenarnya pengaturan atau memindahkan window ke berbagai posisi yang kita mau dengan kombinasi shortcut, jadi misal saya di layar besar saya bisa buat window ini lebar dan tingginya sepertiga di pojok atas, atau setengah layar, atau dipojokan bawah, semua cuma dengan kombinasi saja.

Berikut kombinasi yang sudah jadi muscle memory saya dalam memindahkan window ke berbagai sudut, workspace juga monitor, sat set pokoknya.

Contoh salah satu workspace saya dimana saya biasanya membuka beberapa aplikasi bersamaan seperti email, slack, whatsapp, rss reader, notes dan lainnya.

Semua susunan window aplikasi tersebut dilakukan dengan kombinasi yang sudah jadi habit, lalu aplikasinya juga dibuka dengan shortcut dari Raycast, yang mana membawa kita ke fitur favorit saya berikutnya, Shortcut!

Shortcut

Sekali lagi, fitur yang membuat saya teringat pada Linux, saya bisa membuat shortcut untuk membuka aplikasi apa aja, tanpa harus search atau klik pada ikon aplikasi.

Berikut shortcut favorit saya

Ya, bahkan untuk buka blog ini saya pakai shortcut ๐Ÿ˜€ jadi bisa langsung membuka browser dan masuk ke WordPress dashboard.

Sama seperti window management, karena semua shortcut itu adalah custom kita sendiri yang tentuin, maka semua shortcut tersebut juga sudah menempel di kepala, jadi beneran sat set sat set buat buka aplikasi, terus sat set lagi untuk atur posisi.

Extension

Ini fitur tambahan dimana ya ada banyak ekstensi yang bisa dipakai kalau dilihat di marketplace mereka. Ada beberapa yang sering banget saya gunakan:

Amphetamine: Ini sebenarnya aplikasi Mac lain supaya bikin laptop gak masuk mode standby, biasanya saya gunakan kalau lagi proses panjang supaya bisa saya sambil-sambil kerjanya.

Unsplash: Ini untuk urusan cari gambar cepet banget, jadi saya tinggal cari gambar langsung dari desktop terus jadiin wallpaper, dan semua itu tanpa buka website Unsplash sendiri.

Ada banyak lagi yang bisa dicheck di marketplace Racyast. Karena ekstensi ini publik, kita malah bisa buat ekstensi sendiri, seperti saya ada ketemu itu ekstensi RunCloud dimana Raycast akan koneksi ke API RunCloud, jadi bisa maintain server pakai shortcut aja! sayangnya API nya gak update jadi sudah gak bisa dipakai.


Tapi sebenarnya, 3 fitur itu saja sih yang paling sering saya pakai dan itu pun sudah sangat-sangat membantu dalam menggunakan laptop untuk keperluan sehari-hari. Hebatnya lagi, semua ini bisa didapatkan pada paket Free nya, jadi ya beneran bebas digunakan.

Ada sih fitur lain yang saya sempat coba dan menarik, seperti AI nya yang ya enak aja tinggal shortcut tanya tapi saya prefer pakai AI Assistant lain aja (Gemini) biar gak terbatas di aplikasi ini aja ๐Ÿ˜€

Lalu juga ada fitur Window Layout, ini kita bisa tentuin aplikasi apa aja yang mau dibuka dan letaknya dimana, jadi ntar tinggal 1 shortcut langsung terbuka dan tersusun rapi tu aplikasi, tapi ini fitur Pro dan saya rasa gak perlu lah.

Recommended banget ini Raycast, kamu bisa lihat di raycast.com

Satu tanggapan untuk “Raycast