We’ll miss the feeling of holding code in our hands and molding it like clay in the caress of a master sculptor. We’ll miss the sleepless wrangling of some odd bug that eventually relents to the debugger at 2 AM. We’ll miss creating something we feel proud of, something true and right and good. We’ll miss the satisfaction of the artist’s signature at the bottom of the oil painting, the GitHub repo saying “I made this.”
Saya merasa nostalgia, ya awal mula saya belajar programming dulu sekali, terus lanjut sampai lulus kuliah, kerja, saya masih menikmati setiap bari kode yang saya ketik. Kalau sudah ketemu suatu solusi dengan logik menarik itu jadi kepuasan tersendiri.
Tapi jujur saja, saya sudah tidak berada di umur itu, umur saat ini mengharuskan saya lebih cepat selesai, kadang juga mengerjakan hal yang berulang, “coding” di malam hari atau weekend bukan lagi atas dasar hobi dan ketertarikan, melainkan pekerjaan yang kalau bisa saya hindari karena harus berbagi waktu dengan keluarga.
Mungkin suatu hari nanti akan ada masa dimana saya kembali menikmati segala proses koding, pencarian bug, penemuan solusi, logika menarik, tapi untuk sekarang, saya memilih cepat selesai dan menugaskan AI Coding Agent untuk membantu saya menyelesaikan koding pekerjaan saya.