Masih ingat website FotoKD dimana saya mengumpulkan foto-foto dari website KataData? beberapa hari belakang banyak foto-foto keadaan dan situasi dari bencana banjir Sumatera.

Seperti alasan utama saya bikin website tersebut: kualitas foto-foto dari para fotografer di KataData itu beneran.. menarik!

Berikut beberapa link berisi foto-foto menarik disana:

  1. Sumatera Barat Porak Poranda Diterjang Banjir Bandang dan Longsor
  2. Potret Wilayah Sumatera usai Dilanda Banjir Bandang dan Tanah Longsor
  3. Empat Gajah Dikerahkan Bersihkan Sisa Material Banjir di Pidie Jaya Aceh
  4. Penyaluran Bantuan Untuk Korban Banjir dan Tanah Longsor di Sumatera
  5. Rumah, Sekolah hingga Jalan di Aceh Rusak Imbas Banjir dan Longsor

Bonus: tidak terkait dengan banjir Sumatera, tapi satu ini menarik banget, ini seperti foto seni menyamar jadi foto jurnalis.

  1. Nikel, Jantung Baru Dunia Modern

Good job untuk fotografer disana!

Semenjak menggunakan AI ada perubahan yang saya rasakan yaitu jadi sering buka sosial media, jadi sambil nunggu proses AI berpikir selesai saya “mengisi waktu” dengan membuka sosial media, tadinya juga karena saya sedang menjual dan ingin membeli lensa dan kamera …

Selengkapnya

Di level perusahaan, perusahaan dapat menerapkan “right to disconnect”. Kebijakan ini secara langsung menjawab dua masalah sekaligus: melindungi pekerja dari burnout akibat merasa “harus tampak sibuk” (visibilitas performatif), sekaligus meredakan kekhawatiran perusahaan akan target yang tidak tercapai.

Dengan menerapkan “jam tenang” (misalnya, …

Selengkapnya

Beberapa hari ini lagi pengen main game dan mulai kepikiran beli konsol game, sudah liat-liat di marketplace, gak perlu baru dan gak perlu latest, karena ternyata memang konsol game pre-loved lebih murah dibanding rakit PC gaming, dan walaupun pre-loved, game-game …

Selengkapnya

Untuk yang gak tau, Twitter sudah lama punya paket: Creator Revenue Sharing, bisa dicek disini: https://help.x.com/en/using-x/creator-revenue-sharing.

Idenya, memotivasi akun Twitter untuk membuat tweet berkualitas dengan cara dikasi uang.

Prakteknya, orang-orang menggunakan kesempatan tersebut untuk membuat tweet memancing amarah (rage bait), viral, opini buruk, dan edgy, dengan begitu ada banyak akun Twitter lain yang kepancing emosi, ikut marah, ngehujat membalas komentar dan lain-lain, akhirnya Tweet tersebut viral masuk ke bagian “for you”, makin viral lagi disitu.

Semua orang merasa “menang” karena sudah menyuarakan opini mereka dan membantah si pemilik Tweet, padahal pemilik Tweet gak peduli, karena memang itu yang dicari: membuat keramaian, viral, banyak interaksi (engagement).

Bisa dibilang si “creator” menemukan mesin penghasil uang bertenaga amarah netizen.

Segala emosi, opini, amarah netizen tidak mengubah apa-apa selain saldo rekening si “creator”.

Setelah bekerja menggunakan AI untuk hampir semua hal terkait kerjaan, ya koding, ya planning, ya ngobrol, ya bener AI membantu banyak hal. Tapi semakin didalami rasanya ada banyak hal yang terlepas atau bahkan salah dari hasil output AI. Ya bener, …

Selengkapnya

Ah, akhirnya memang cuma masalah waktu sampai akhirnya aplikasi FotoYu ramai dengan segala kontroversinya. Belakangan ramai di berbagai sosial media, Bahkan Ecommurz sampai ada 2 postingan 😀 satu dan dua. Saya juga gak sreg sama sistem kerja FotoYu ini, …

Selengkapnya