Maret, bulan spesial telah berlalu, ah mari mengingat apa yang sudah terjadi sebulan kebelakang. Paling pertama, dengan berat hati, rilis fitur utama di kantor mundur karena ada sedikit penyesuaian requirement, bug, dan lainya, damn man, padahal saya berharap bisa rilis fitur ini segera. Sebagai developer, salah satu kebahagian utama itu ya rilis projek dan terpakai oleh user, namun sepertinya mundur, mungkin bulan ini. Saya juga terlibat dengan beberapa projek lama. Projek ini sebenarnya adalah projek yang sudah berjalan sejak lama, dan seperti yang saya mention diatas, kita mah sebagai developer goal nya simple, bikin produk yang dipakai secara aktif oleh orang banyak itu aja sudah seneng. Nah projek-projek ini biasa…

Selengkapnya

February 2022

Hei, apa kabar? Gimana Februari? Februari ini berasa menyedihkan ya, yang paling nyata angka infeksi COVID jenis omicron yang melonjak lagi. Sangat terasa karena saya sendiri merasa mungkin terinfeksi juga, soalnya ada beberapa hari yang tiba-tiba batuk pilek dan tenggorokan gak enak, beberapa hari lalu sembuh. Beberapa waktu kemudian istri juga. Tapi Alhamdulillah tidak parah lah gejalanya, tidak sampai drop. Orang-orang sekitar dan keluarga juga kedengarannya pada batuk, ya gak tau juga, batuk bisa karena apa saja, tapi di masa sekarang, batuk jadi horor sendiri. Saya pikir benar kata beberapa akun dokter, omicron sepertinya tidak cukup parah, karena dari spesifikasi virusnya memang lebih lemah, orang-orang juga sudah pada vaksin, imunitas…

Selengkapnya

January 2022

Tidak seperti biasanya, tahun 2022 diawali dengan sedikit pelan, tidak bersemangat dan malah haru. Dari sisi kerjaan, kantor sedang melakukan rilis besar bulan januari lalu, sehingga seluruh tim fokus untuk memastikan proses berjalan lancar, tidak banyak masalah/bug, dan memastikan proses bugfixing berlangsung cepat. Karena saya tidak terlibat dalam rilis tersebut, saya merasa sedikit terasingkan :D, but no worries, saya sedang mengerjakan projek yang akan kemungkinan dirilis bulan maret nanti, so buckle up πŸ˜‰ Selain pekerjaan kantor, saya juga memulai beberapa projek personal, ya, β€œbeberapa”, ada 2-3 ide yang sudah dimulai dan semuanya berhenti ditengah jalan, masalah komitmen sepertinya masih jadi momok. Lalu juga ada mini game Wordle dan Katla yang…

Selengkapnya

Ah sudah 2022, dan ini adalah rekap tahunan yang biasa dilakukan tiap tahun sebelumnya (2021, 2020, 2018), walaupun ya cukup acak. Pada tingkat ini saya pikir blog ini isinya cuma rekap tahunan πŸ˜€ karena memang belakangan terutama tahun 2021 jumlah postingan baru cuma 2 post! Jadi apa sih yang terjadi di 2021? Struggling, jujur saja, finansial sedang tidak baik dan lanjut ke semua permasalahan lain. Saya merasa seperti tahun-tahun awal freelancing, dimana masih mencari projekan kanan kiri, dan saya menyadari bahwa keadaan itu tidak reliable lah. Side Project yang saya kerjakan bersama partner di akhir 2020 juga tidak kunjung selesai (bahkan sampai awal 2022 ini), dan sejujurnya saya juga jadi…

Selengkapnya

Akhirnya, kena juga

Akhirnya,  setelah hampir setahun lebih bertahan menjaga prokes, kena covid juga. Kami sekeluarga mungkin bukan orang yang paling ketat menjalankan prokes untuk melindungi diri dan keluarga fari covid, tapi kami cukup yakin banget sampai tampak seperti paranoid dihadapan orang-orang sekitar. Tapi tetep aja kena juga, dan malah jadi kecewa sekaligus bingung sendiri darimana kemungkinan tertularnya. Untungnya (tentu saja selalu ada nilai positif dari semua keadaan buruk)  cuma istri saja yang terdeteksi positif, dan gejalanya pun “hanya” tidak bisa mencium bau, tidak seperti teman atau keluarga lain yang sampai lemas dan mesti dirawat di rumah sakit. Ya, si Istri cukup isolasi mandiri di rumah, sedangkan saya dan anak-anak harus “mengungsi” dulu…

Selengkapnya

Ya ampun, sudah 2021, semuanya berjalan begitu saja, sampai-sampai postingan terakhir adalah Juni tahun lalu. Yeah, things got weird last year, 2020 kacau bener. Pandemi yang bahkan sampai sekarang sudah 1 tahun berlalu belum keliatan titik ujungnya. Tidak bisa dipungkiri membatasi semua aktifitas dan kegiatan sehari-hari, kehidupan berubah, dan lainnya. Sebagai orang yang sudah lebih dari 5 tahun WFH, nyatanya tahun kemarin cukup bikin stress juga. Biasanya kalau mau refreshing bisa keluar dan jalan sebentar, sekarang jadi mikir-mikir, apalagi bawa anak-anak. Jadi, mana annual review untuk tahun 2020? Ya itu tadi, serba ribet haha. Dari sisi kerjaan, masih meneruskan trend tahun sebelumnya, bukan efek pandemi, beberapa pekerjaan berhenti dalam waktu…

Selengkapnya

Normal yang seharusnya

New normal, sigh, saya gak suka banget mendengar kata ini. Terkesan berlebihan, seperti seakan-akan tatanan kehidupan berubah sepenuhnya. Saya aware dengan keadaan pandemi, bahkan hitungannya cukup perhatian dan menjaga banget, saya tidak seperti beberapa orang yang menganggap pandemi ini cuma isu-isu elite global. Saya percaya virus ini beneran berbahaya. Walaupun begitu, saya tidak cocok dengan istilah new normal ini. Kalau seandainya Thanos datang beneran ke bumi, jentik jari dengan infinity gauntletnya, 50% penduduk bumi hilang, itu baru keadaan dimana kita butuh ‘new normal’. Bagaimana dengan virus dan pandemi yang terjadi saat ini? “biasa saja”, secara history manusia sudah beberapa kali melewati masa pandemi, dan semuanya berjalan baik-baik saja. Singkatnya, new…

Selengkapnya

Ramadhan 1441 H

Seperti diketahui bersama, Ramadhan tahun ini sungguh berbeda. Ramadhan di tengah pandemi, telah merubah aktifitas dan kegiatan umat muslim menjalani Ramadhan kali ini. Sejak pandemi mulai muncul dibulang Maret, saya tahu ini tidak akan berakhir dengan cepat, selain karena merupakan penyakit dengan jenis baru, dan juga tingkat penyebaran yang cepat, pandemi ini menyerang titik vital masyarakat, yaitu aktifitas sosial. Jadi masalah karena bulan Ramadhan terbukti meningkatkan kegiatan sosial masyarakat dan mencapai puncaknya pada hari raya Idul Fitri. Semakin banyak kegiatan bersosialisasi, semakin banyak kemungkinan terjangkiti virus ini. Tanpa mengurangi rasa hormat dan empati terhadap para korban, keluarga pandemi, dan orang-orang yang terkena dampak pandemi secara langsung maupun tidak langsung, kalau…

Selengkapnya

“Demi Anak” adalah sebuah mantra yang paling sering diucapkan oleh orang yang sudah berkeluarga. Mantra yang positif tentunya karena percaya atau tidak, kalimat ini bisa meningkatkan daya juang dan semangat beraktifitas. Malah kadang mantra ini bisa membuat orang lain menjadi maklum dan memberi ijin khusus kepada si pengucap mantra. Tidak bisa disalahkan, semua orang tua ingin yang terbaik untuk anak. Saya belum pernah mengerti hal ini, sampai akhirnya punya keluarga dan anak sendiri. Masalahnya, kita tidak pernah tahu seberapa tulus kalimat ini diucapkan, seberapa besar kesadaran dan keseriusan yang diperlukan ketika mengucapkan “Demi Anak”. Malah, kadang menjadikan kalimat ini sebagai pembenaran atas semua tindakan yang sebenarnya malah memberikan efek berlawanan…

Selengkapnya

Kapan pandemi ini berakhir?

Karena tentu saja, stay at home itu gak mudah, bahkan untuk saya dan keluarga yang sudah biasa melakukan ini. Sebagai programmer yang bekerja dari rumah sejak 7 tahun lalu, saya sekeluarga memang lebih banyak menghabiskan kegiatan sehari-hari dirumah. Istri saya juga tipe stay at home mom, anak-anak juga belum usia sekolah, jadi makin komplit dan ramai lah situasi di rumah. Kegiatan stay at home ini tentu jadi membosankan. Saya tidak ingat sejak kapan saya dan keluarga mulai menetapkan untuk mengurangi kegiatan diluar rumah terkait pandemi ini, sepertinya pertengahan bulan maret lalu, sudah 1 bulan lebih! Tentu saja bukan cuma saya yang bosan, ada banyak orang yang mengalami hal yang sama….

Selengkapnya